Halaman

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 September 2015

Allah Menjawab Segala Keluhan Kita, Tetap Semangat !

Allah Menjawab Segala Keluhan Kita, Tetap Semangat ! Ditulis oleh viki.aminarti@gmail.com dengan Rating Blog: 5 dari 5
Allah Menjawab Segala Keluhan Kita, Tetap Semangat ! - merupakan judul yang dipilih oleh Girilaya Real Groups untuk Posting kali ini. Silakan dilihat dan semoga bermanfaat bagi kita semua.
Terimakasih kepada google.com / youtube.com / girilaya.com yang telah menyuport Allah Menjawab Segala Keluhan Kita, Tetap Semangat !
Allah Menjawab Segala Keluhan Kita, Tetap Semangat !
Berdo'a kepada Allah subhaanahu wa ta'aala.
Dalam perjalanan hidup manusia, pastilah ia kerap kali dirundung oleh berbagai masalah. Tidak jarang pula banyak manusia yang frustasi dengan masalah-masalah yang dihadapinya, baik itu bersifat materi ataupun kepuasan batin.

Hal seperti ini mudah kita jumpai sekarang di media sosial semacam "facebook", betapa banyaknya keluh kesah yang sedang dipikirkan oleh orang-orang.

Al-Quran sendiri telah menyebutkan bahwa manusia itu diciptakan dalam keadaan keluh kesah kecuali bagi mereka yang selalu mendawamkan shalat, yang menyedekahkan sebagian hartanya, yang mempercayai hari pembalasan, yang takut akan Rabbnya, yang menjaga kemaluannya dari yang haram, yang bisa menjaga amanah dan yang tetap kesaksiannya.

Keterangan diatas bisa Anda temui dalam Al-Quran surat ke 70 yaitu surat Al-Ma'aarij ayat 19-35.

Allah lebih menyukai mukmin yang kuat daripada mukmin yang lemah, oleh karenanya kita harus senantiasa optimis dan semangat menjemput ridla Allah subhaanahu wa ta'aala dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup.
"Abu Bakr Bin Abu Syaibah dan Ibnu Numair telah mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan, Abdullah bin Idris telah mengabarkan kepada kami dari Robi'ah bin Utsman dari Muhammad bin Yahya bin Habban dari Al A’roj dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu ‘anhu, Dia mengatakan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda',

'Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada mukmin yang lemah, (namun) pada keduanya ada kebaikan. Besemangatlah (mengerjakan/terhadap) hal-hal yang bermafaat bagimu, meminta tolonglah kepada Allah dan jangan malas. Jika sesuatu (yang buruk) menimpa dirimu maka janganlah katakan ‘seandainya aku tadi melakukan ini dan itu’tetapi katakanlah Qodarullah (ini adalah takdir Allah) dan apa yang dikehendakinya pasti terlaksana. Karena jika engkau mengatakan ‘seandainya’ maka engkau akan membuka jalan bagi amalan syaithon'." (HR. Muslim no. 2664)
Adapun keluh kesah yang kita hadapi sebaiknya tidak terlalu diekspos ke media-media sosial ataupun diceritakan kepada orang lain, cukuplah kita ceritakan kepada Allah subahaanahu wa ta'aala sebagai sebaik-baiknya wakil dan sebaik-baiknya penolong.

Ketika Allah Menjawab Segala Keluhan Kita



ketika-allah-menjawab-segala-keluhan-kita
Kita mengeluh : "Mana mungkin aku bisa...?"
Allah Menjawab : "Aku tidak akan membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya" (QS. [2] Al-Baqarah : 286)

allah-menjawab-segala-keluhan
Kita mengeluh : "Aduuh. Kepalaku sakit dan pusing"
Allah Menjawab : "dan apabila aku sakit, Dialah Allah Yang menyembuhkan aku," (QS. [26] Asy-Syu'ara : 80)

allah-menjawab-keluhan-manusia
Kita mengeluh : "Aku tidak tahu apa yang harus dilakukan ?"
Allah Menjawab : "...Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (QS. [65] At-Thalaq : 2-3)

keluh-kesah-manusia-allah-jawab
Kita mengeluh : "Aku sangat sedih."
Allah Menjawab : "...Janganlah bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita" (QS. [9] At-Taubah : 40)

allah-menjawab-segala-keluh-kesah-manusia
Kita mengeluh : "Susah sekali pekerjaan ini !"
Allah Menjawab : "Maka sesungguhnya sesudah kesusahan itu ada kemudahan." (QS. [94] Al-Insyirah : 5)

allah-menjawab-keluh-kesah-hambanya
Kita mengeluh : "Aku sangat lelah dengan semua ini !"
Allah Menjawab : "Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat" (QS. [78] An-Naba : 9)

Kisah kehidupan ini tentu tak akan selalu berjalan mulus. kita pasti akan menemui berbagai cobaan dan ujian yang diberikan Allah subhaanahu wa ta'aala kepada kita. Adakalanya kita hanya bisa pasrah dan ikhlas untuk menjalaninya.

Sikap pasrah disini bukan berarti diam dan menerima kenyataan yang ada, tapi memasrahkan segalanya kepada Allah subhaanahu wa ta'aala yang telah memberikannya kepada kita, dan kita semua harus tetap semangat lalu bangkit menghadapi ujian yang diberikan Allah subhaanahu wa ta'aala, jangan sampai terjatuh ke dalam keterpurukan yang mana nantinya akan bisa merusak mental dan harapan hidup kita.

Semoga Allah subhaanahu wa ta'aala memberi kemudahan bagi kita untuk menerima semua ujian dan cobaan dengan hati yang selalu bersandar kepada-Nya. Aamiin Ya Allah Ya Rabbal 'Aalamiin.
READ MORE →

Kamis, 03 September 2015

Amalan Sunnah Hari Jum'at, Siapa Cepat Dia Dapat !

Amalan Sunnah Hari Jum'at, Siapa Cepat Dia Dapat ! Ditulis oleh viki.aminarti@gmail.com dengan Rating Blog: 5 dari 5
Amalan Sunnah Hari Jum'at, Siapa Cepat Dia Dapat ! - merupakan judul yang dipilih oleh Girilaya Real Groups untuk Posting kali ini. Silakan dilihat dan semoga bermanfaat bagi kita semua.
Terimakasih kepada google.com / youtube.com / girilaya.com yang telah menyuport Amalan Sunnah Hari Jum'at, Siapa Cepat Dia Dapat !
amalan-sunnah-hari-jum'at
Amalan sunah hari jumat yang penuh berkah

Hari Jumat


Jumat adalah hari keenam dalam sepekan, jika kita menghitungnya dari hari Ahad (Minggu) yang berarti satu dalam bahasa Arab.

Coba kita perhatikan ! Al-Ahad (1), Al-Itsnain (2), Al-Tsulatsa (3), Al-Arbi'a (4), Al-Khomiis (5), Al-Jum'ah (6), Al-Sabt (7).

Hari Jumat memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam syariat Islam dan mempunyai keistimewaan yang tidak ada pada hari-hari yang lain. Berikut beberapa keistimewaan hari Jum’at dalam hadits.
"Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: 'Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari Jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya'." (HR. Muslim)
Keistimewaan hari Jumat selain yang disebutkan Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga menjadi salah satu nama surat dalam Al-Quran yaitu surat Al-Jumu'ah yang merupakan surat ke 62 dalam Al-Quran.

Himbauan Allah Pada Manusia Di Hari Jumat


"Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Jumu’ah: 9)

perintah-melaksanakan-shalat-jumat
Amalan sunnah hari Jumat - Meninggalkan jual beli untuk bersegera melaksanakan sholat Jum'at.

Ketika waktu shalat Jumat tiba, hentikanlah sejenak waktu kita, baik itu jual beli dalam perniagaan, jual beli dalam percakapan, ataupun jual beli dalam pemikiran (seperti yang Anda lakukan dalam social media).

Laksanakanlah shalat Jumat berjamaah di mesjid dengan bersegera, karena limpahan berkah dan pahala untuk bekal di akhirat nanti telah menunggu kita.

Amalan Sunnah Hari Jumat


Hari Jumat adalah hari yang mulia, dan kaum muslimin di seluruh penjuru dunia memuliakannya. Keutamaan yang besar tersebut menuntut kita sebagai seorang muslim untuk mempelajari petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat radliyallahu 'anhum, bagaimana seharusnya msenyambut hari tersebut, dengan mempersiapkan diri agar amal kita lebih maksimal dan mendapatkan keridlaan Allah subhaanahu wa ta'ala.

Berikut ini beberapa amalan sunnah hari Jumat yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam contohkan. Mari kita simak.

1. Memperbanyak Shalawat 

"Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 'Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari Jumat karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jumat, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku'." (HR. Baihaqi dengan sanad shahih)
Banyak sekali shalawat yang sering kita dengar dan mungkin telah banyak dihapal bahkan oleh anak-anak kecil sekalipun. salah satu contohnya adalah lafadz shalawat yang sering dibaca dalam tahiyat akhir dalam shalat :

amalan-sunnah-hari-jum'at
Amalan sunnah hari Jumat - Shalawat Ibrahimyah

amalan-sunnah-hari-jumaat
Amalan sunnah hari Jumat - shalawat kepada Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa sallam beserta keluarganya.

2. Membaca Surat Al-Kahfi 

"Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat akan diberikan cahaya baginya diantara dua Jumat'." (HR. Al Hakim dan Baihaqi dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)
amalan-sunnah-hari-jumat
Amalan sunnah hari Jumat - Al-Quran Surat ke 18 Al-Kahfi.

Membaca Al-Quran merupakan amal ibadah yang sangat tinggi nilainya. Karena Al-Quran merupakan salah satu sarana komunikasi manusia dengan Allah subahaanahu wa ta'ala.

Oleh karena itu jika seseorang memperbanyak membaca Al-Quran maka itu baik untuknya, termasuk membaca surat Al-Kahfi, baik di malam Jumat ataupun malam-malam lainnya.

3. Memperbanyak Do'a

"Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari Jumat lalu beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu." (HR. Bukhari Muslim)
memperbanyak-doa-di-hari-jumat
Amalan sunnah hari Jumat - Berdo'a

Berdo'a memiliki arti permohonan seorang hamba kepada Allah subhaanahu wa ta'ala tentang segala keluh kesah dan kebutuhannya, dia memohon apa saja yang bermanfaat, seperti datangnya kebaikan dan kemaslahatan atau tercegahnya keburukan dan kemudharatan baik di dunia ataupun akhirat nanti.

Pada hari Jumat yang mulia, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan anjuran kepada kita semua, bahwa pada hari Jumat terdapat waktu yang mustajab, yang mana pada waktu itu do'a lebih cepat terkabul. (Baca juga artikel mengenai Waktu-Waktu Terkabulnya Do'a )

4. Amalan-Amalan Sunnah Hari Jumat

"Dari Abu hurairoh berkata: Rasulullah Sallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : 'Pada hari jum’at disetiap pintu mesjid ada beberapa malaikat yang mencatat satu persatu orang yang hadir sholat Jum’at sesuai dengan kualitas kedudukannya, Apabila imam datang/ naik mimbar maka para malaikat itu menutup lembaran catatan tersebut lalu meraka bersiap-siap mendengarkan khutbah, perumpamaan orang yang datang lebih awal seperti orang yang berqurban seekor unta gemuk, orang yang datang berikutnya seperti orang yang berqurban sapi, dan orang datang berikutnya seperti orang yang berqurban kambing, dan orang yang datang berikutnya seperti orang yang bersedeqah ayam, dan orang yang datang berikutnya (kelompok akhir) seperti orang yang bersedekah sebutir telur'." (H.R Bukhori no:929 Muslim no:850)

melaksankan-shalat-jumat
Amalan sunnah hari Jumat - Berwudhu


Hadits diatas menganjurkan bagi laki-laki yang sudah baligh dan memenuhi syarat melaksanakan shalat Jum'at untuk bersegera pergi ke mesjid, karena pahala yang diberikan semakin awal semakin besar. Ini juga bisa dilakukan oleh kaum perempuan hanya saja tidak perlu ke mesjid, karena perempuan tidak diwajibkan untuk melaksanakan shalat Jum'at berjama'ah di mesjid.

Sebelum pergi ke mesjid hendaklah :
  • Mandi terlebih dahulu
  • Bersiwak / sikat gigi
  • Memakai wangi-wangian
  • Memotong kuku
  • Mengenakan pakaian yang bagus dan suci
  • Memperbanyak membaca shalawat dan berdo'a

Semoga kita mampu mengoptimalkan setiap hari Jumat yang kita lewati dengan penuh semangat untuk menggapai ridlo Allah subahaanahu wa ta'ala, dan kita bisa melaksanakan setiap amalan sunnah yang telah Rasulullah sallallahu 'alaihi wa sallam contohkan. Aamiin Yaa Allah Yaa Rabbal 'Aalamiin.
READ MORE →

Rabu, 02 September 2015

Waktu-Waktu Terkabulnya Do'a, Dijamin !

Waktu-Waktu Terkabulnya Do'a, Dijamin ! Ditulis oleh viki.aminarti@gmail.com dengan Rating Blog: 5 dari 5
Waktu-Waktu Terkabulnya Do'a, Dijamin ! - merupakan judul yang dipilih oleh Girilaya Real Groups untuk Posting kali ini. Silakan dilihat dan semoga bermanfaat bagi kita semua.
Terimakasih kepada google.com / youtube.com / girilaya.com yang telah menyuport Waktu-Waktu Terkabulnya Do'a, Dijamin !
Waktu-Waktu Terkabulnya Do'a
Waktu

Pengertian Waktu


Waktu itu terbagi menjadi tiga bagian yakni waktu yang telah lalu, waktu sekarang (seperti Anda sedang membaca artikel ini), dan waktu yang akan datang.

Dalam Al-Quran, waktu ini juga disebut oleh Allah sebagaimana firman-Nya :
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).
Ayat diatas menunjukkan bahwa sangat pentingnya menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Karena banyak manusia yang merugi dikarenakan tidak bisa memanfaatkan waktu yang dimilikinya dengan melakukan hal yang lebih bermanfaat.

Anjuran Berdo'a


Sebagai umat Islam, kita harus menggunakan waktu dengan banyak mengerjakan amal shalih, diantaranya adalah dengan menggunakan waktu untuk berdo'a kepada Allah. Karena berdo'a merupakan salah satu perintah Allah yang harus kita lakukan.

Berdo'a atau memohon kepada Allah adalah inti ibadah, umat Islam dengan tidak memandang derajat dan pangkat semuanya diperintahkan supaya banyak-banyak berdo'a kepada Allah, pada waktu siang dan malam hari.

Karena itu berdo'a dengan khusyu' dan tawadhu' sangat dianjurkan dalam agama Islam.

Allah Subahaanahuwata'ala berfirman dalam Al-Quran tentang perintah berdo'a :
"Berdo'alah kamu kepada-Ku,niscaya kuperkenankan permintaan kamu itu" (QS. Al-Mu'min : 60).
Dan Allah Subahaanahuwata'ala menjelaskan tata cara dalam berdo'a seperti dalam firman-Nya :
"Berdo'alah kalian kepada Tuhan dengan merendahkan diri dan dengan suara yang lembut." (QS. Al-A'raf : 55).

Waktu-Waktu Ijabah Do'a



Waktu-Waktu Terkabulnya Do'a
Berdo'a

Do'a seorang muslim tentu saja dikabulkan, jika sebab-sebab terkabulnya do'a terpenuhi dan tidak ada hal-hal yang menghalanginya. Didahului dengan amalan-amalan shalih, seperti: sedekah, wudhu, shalat, menghadap ke kiblat, mengangkat kedua tangan, memuji Allah Subahaanahuwata'ala.

Setiap kali berdo'a pastilah kita ingin segera do'a itu terkabul. Salah satu faktor yang dapat membuat do’a cepat terkabul adalah dengan melaksanakannya pada waktu-waktu mustajab atau waktu istimewa. Berdo’a pada waktu-waktu ijabah adalah sunnah karena telah diperintahkan dan dicontohkan oleh Rasulullah sallallahu'alaihiwasallam.

1. Berdo'a Pada Waktu Sahur Atau Sepertiga Malam

Sepertiga malam yang paling akhir adalah waktu yang penuh berkah, sebab pada saat itu Allah Subahaanahuwata'ala turun ke langit dunia dan mengabulkan setiap do'a hamba-Nya yang berdo'a ketika itu. Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam:
“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdo'a kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)
Dalam Al-Quran surat Al-Israa ayat 79-80 disebutkan pula tentang keutamaan waktu ini dan berdo'a didalamnya :
"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."(79)
"Dan katakanlah (Muhammad), "Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan (pula) aku ke tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong."(80)
2. Berdo'a Pada Waktu Berbuka Puasa

Waktu ijabah do’a ketika puasa ada pada saat berbuka puasa, sebagaimana kita telah melaksanakan ibadah puasa seharian dan merasakan kebahagian untuk bisa makan dan minum setelah seharian menahannya.
"Rasulullah sallallahu'alaihiwasallam bersabda : 'Ada tiga do'a yang tidak tertolak. Do'anya orang yang berpuasa ketika berbuka, do'anya pemimpin yang adil dan do'anya orang yang terzhalimi'." (HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)
3. Berdo'a Waktu Adzan Berkumandang
“Do'a tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun.” (HR Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami’, 3078)
4. Berdo'a Diantara Waktu Adzan Dan Iqomah
"Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: 'Do'a di antara adzan dan iqamah tidak tertolak'." (HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: 'Hasan Shahih')
5. Berdo'a Waktu Sujud Dalam Shalat
"Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: 'Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdo'a ketika itu'." (HR. Muslim, no.482)
6. Berdo'a Waktu Hari Jum'at
"Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda: ‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdo'a ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut" (HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu’anhu)
Terdapat perbedaan pendapat mengenai sebentarnya waktu terkabulnya do'a di hari Jum'at, ada yang mengatakan watu terkbulnya do'a itu ada pada waktu : ketika khutbah jum'at, setelah waktu ashar sampai terbenamnya matahari, dan sepanjang hari Jum'at dianjurkan memperbanyak do'a.

7. Berdo'a Waktu Turun Hujan

Hujan adalah salah satu dari sekian nikmat Allah Subahaanahuwata'ala yang sangat banyak manfaatnya. Diantaranya untuk menyuburkan tanaman dan mengairi tanah yang kekeringan. Ketika hujan turun gunakanlah waktu ini untuk berdo'a memohon apa yang diinginkan kepada Allah Subahaanahuwata'ala.
"Do'a tidak tertolak pada dua waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun." (HR Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami’, 3078)
8. Berdo'a Ketika Terzhalimi

Ketika kita terzhalimi berdo'alah yang baik-baik, do'akan orang yang menzhalimi kita supaya Allah berikan hidayah untuknya, dan berdo'alah untuk diri kita sendiri supaya mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Selain do'a kita akan terkabul kita sudah mendapatkan 2 pahala, pertama kita mendo'akan orang lain dan kedua kita berdo'a memohon kepada Allah Subahaanahuwata'ala.
"Rasulullah sallallahu'alaihiwasallam bersabda : 'Ada tiga do'a yang tidak tertolak. Do'anya orang yang berpuasa ketika berbuka, do'anya pemimpin yang adil dan do'anya orang yang terzhalimi'." (HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752, Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)

9. Berdo'a Pada Waktu Malam Lailatul Qadar Di Bulan Ramadlan

Allah Subhanahuwata'ala berfirman dalam Al-Quran surat Al-Qadr ayat 3-5 :
"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar."
10. Berdo'a Pada Waktu Hari 'Arafah

Hari 'Arafah adalah hari ketika para jama’ah haji melakukan wukuf di 'Arafah, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari tersebut dianjurkan untuk memperbanyak do'a, baik bagi jama’ah haji maupun bagi seluruh kaum muslimin yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
"Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda: 'Do'a yang terbaik adalah do'a ketika hari Arafah'." (HR. At Tirmidzi, 3585. Di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)
11. Berdo'a Pada Waktu Safar
"Tiga do'a yang tidak tertolak yaitu do'a orang tua, do'a orang yang berpuasa dan do'a seorang musafir." (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 1797) 
12. Berdo'a Pada Waktu Perang Berkecamuk
"Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang." (HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: "Hasan Shahih")

Demikian uraian mengenai waktu-waktu yang paling dianjurkan untuk berdo'a. Bukannya pada waktu lain Allah tidak mengabulkan do'a, tapi dari sekian waktu-watu yang ada, terdapat waktu istimewa dalam berdo'a.

Bersabarlah terhadap do'a-do'a yang telah kita panjatkan dengan selalu memperbaiki perasaan, pikiran, ucapan dan tindakan kita dan menjalani prosesnya dengan penuh keyakinan. Mudah-mudahan Allah Subahaanahuwata'ala mengabulkan do'a-do'a kita dan menerima amal ibadah kita.

Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.
READ MORE →